
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10414">
 <titleInfo>
  <title>NGAWUR KARENA BENAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>H. SUJIWO TEJO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm>
   <publisher>Hikmah (PT Mizan Publika)</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>242 hlm.; 14 x 20 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>â€œBerani karena benarâ€ sudah tidak spesial lagi. Sekarang yang spesial adalah â€œngawur karena benarâ€. Sujiwo Tejo menghidangkan hal-hal yang spesial dalam buku ini.rnrnBak martabak spesial; tepatnya martabat dari kengawuran yang berpondasi kebenaran. Jurus-jurus terakhir bagi kita setelah mentok pada jurus-jurus lain yang konon sistematis; santun dan berbudi pekerti. Setelah kita endus bahwa di balik kedok tertata; sopan dan bertata krama itu ternyata adalah kepalsuan; ketika itulah ngawurisme bermula.rnrnBerbahan bakar urakan. Urakan berbeda dari kurang ajar. Urakan melanggar aturan termasuk aturan berpikir demi mengikuti hati nurani. Kurang ajar melanggar aturan hanya demi melanggar.rnrnWahai jiwa yang hangat; selamat datang di alam ngawur.rnrnâ€œNormalnya; melihat kengawuran itu menyebalkan. Namun; saat yang disebut normal itu justru merusak akal sehat; lalu kita mau apa? Disinilah mengapa seorang Sujiwo Tejo ada. Ia berani ngawur; menabrak batas normal yang sering penuh kepalsuan.â€rn~ Rosianna Silalahi; TV Host; Praktisi Media; Pendiri RoSi Incrnrnâ€œTiada hari tanpa letupan peristiwa yang sifatnya â€œvolatileâ€. Setiap perspektif juga telah dicoba untuk menganalisis berbagai letupan peristiwa yang terjadi di Indonesia. Ulasan para pengamat; kajian lembaga survei; kritikan media massa; dan peran aktivis jejaring media sosial -baik atas intensionalitas murni atau â€œdituduhâ€ atas nama â€œtitipanâ€- telah ikut menabung peran untuk mewarnai bahkan membentuk suasana jiwa bangsa Indonesia. Di sela-sela berbagai upaya intelektualisme; Sujiwo Tejo pun menyeruak dengan â€œfenomena jiwanyaâ€. Dalam pemeriksaan kondisi kejiwaan seseorang; ada istilah â€œinsightâ€ atau tilikan tentang penyakit. Semakin tidak menyadari kondisinya; maka semakin buruk kondisi jiwanya. Buku Ngawur karena Benar semoga menjadi pertanda â€œinsightâ€ yang membaik; dan bisa menjadi salah satu resep untuk memelihara kesehatan jiwa bangsa Indonesia tercinta.â€ â€œrn~ NOva RIyanti Yusuf; Penulis; Psikiater; Perempuan di Parlemenrnrnâ€œTulisan yang mengalir dan terasa kengawurannya dengan nyata. Mengacak-ngacak pikiran ke arah yang benarâ€rn~ Tina Talisa; Presenter Berita; Moderator; Trainer</note>
 <subject authority="">
  <topic>NOVEL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KESUSASTRAAN INDONESIA</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn">9786029975673</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813.08 TEJ n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">599/12</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813.08 TEJ n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>NGAWUR_KARENA_BENAR.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10414</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-05-07 10:33:17</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>