
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11148">
 <titleInfo>
  <title>RONGGENG DUKUH PARUK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD TOHARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>406 hlm.; 15 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru; menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pendukuhan yang kecil; miskin; terpencil; dan bersahaja itu; ronggeng adalah perlambang. Tanpanya; dukuh itu merasa kehilangan jati diri. Dengan segera Srintil menjadi tokoh yang amat terkenal dan digandrungi. Cantik dan menggoda. Semua ingin pernah bersama ronggeng itu. Dari kaula biasa hingga pejabat-pejabat desa maupun kabupaten. Namun malapetaka politik tahun 1965 membuat dukuh tersebut hancur; baik secara fisik maupun mental. Karena kebodohannya; mereka terbawa arus dan divonis sebagai manusia-manusia yang telah mengguncangkan negara ini. Pedukuhan itu dibakar. Ronggeng beserta para penabuh calungnya ditahan. Hanya karena kecantikannyalah Srintil tidak diperlakukan semena-mena oleh para penguasa di penjara itu. Namun pengalaman pahit sebagai tahanan politik membuat Srintil sadar akan harkatnya sebagai manusia. Karena itu setelah bebas; ia berniat memperbaiki citra dirinya. Ia tak ingin lagi melayani lelaki mana pun. Ia ingin menjadi wanita somahan. Dan ketika Bajus muncul dalam hidupnya; sepercik harapan timbul; harapan yang makin lama makin membuncah. Tapi; ternyata Srintil kembali terempas; kali ini bahkan membuat jiwanya hancur berantakan; tanpa harkat secuil pun...</note>
 <subject authority="">
  <topic>NOVEL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KESUSASTRAAN INDONESIA</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn">9789792277289</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813.08 TOH r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">809/12</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813.08 TOH r</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>RONGGENG_DUKUH_PARUK.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11148</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-05-07 10:28:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>