
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11277">
 <titleInfo>
  <title>YOGYAKARTA KOTA PENDIDIKAN MINUS HAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOFIAN MUNAWAR ASGART</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>OMBAK</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv + 128 hlm.; 15 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>â€œMuatan HAM dalam kebijakan pendidikan di Kota Yogyakarta masih bermasalah!â€ Inilah temuan utama studi ini. Prestasi Kota Yogyakarta dalam bidang pendidikan memang diakui banyak pihak sudah sangat baik; bahkan dapat dikatakan progresif.rnrnNamun demikian; bila perspektif HAM dijadikan parameter untuk menilainya; peraturan pendidikan yang dijalankan di Kota Yogyakarta belum dapat dikatakan baik karena masih menyisakan sejumlah masalah; terutama menyangkut tiga prinsip dasar hak atas pendidikan yang diduga banyak dilanggar dalam sejumlah peraturan pendidikan yang ada; yaitu asas kesetaraan; non-diskriminasi; dan tanggung jawab Negara. Dalam ketiga hal inilah para informan penelitian ini menilai bahwa peraturan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Kota Yogyakarta masih lemah.rnrnDalam konteks hak asasi manusia; meskipun tidak ada produk legislasi local yang secara spesifik mengatur tentang hak asasi manusia dalam konteks kebijakan pendidikan; namun muatan hak asasi manusia secara implisit maupun eksplisit banyak tersebar dalam ragam legislasi di Kota Yogyakarta. Namun demikian; dalam kelima aspek dasar hak atas pendidikanâ€”yaitu: 1) Jaminan pendidikan dasar Cuma-Cuma; 2) Jaminan wajib belajar bagi pendidikan dasar; 3) Jaminan bebas huruf; 4) Jaminan akses pendidikan dasar; serta 5)  Jaminan adanya pendidikan dasar dan menengah yang berkualitasâ€”tampak masih menyisakan sejumlah persoalan. Karena itu; muatan HAM dalam kebijakan pendidikan di Kota Yogyakarta dinilai masih bermasalah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pendidikan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HAK ASASI MANUSIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>YOGYAKARYA</topic>
 </subject>
 <classification>370</classification>
 <identifier type="isbn">9786028335908</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>370 ASG y</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">11/13</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>370 ASG y</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>YOGYAKARTA_KOTA_PENDIDIKAN_MINUS_HAM.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11277</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>