Image of A LOVE TO REMEMBER

Text

A LOVE TO REMEMBER



“Lalu apa maksudnya? Aku hanya harus diam? Aku tidak bisa tinggal diam, Deo! Aku masih tidak bisa meyakini bahwa ada hati untukku, karena di sana ada hati yang menunggumu.”
“Jaga hatimu, Kas. Tunggu aku di sudutnya.”

***

Pasti nggak ada yang mau menjalani hubungan tanpa status, begitupun Kasia. Tapi Kasia juga nggak bisa berbuat lebih, karena ia jatuh cinta pada pacar sahabatnya sendiri. Kegalauannya kian besar ketika tiba-tiba cowok itu menunjukkan sinyal-sinyal cinta padanya. Namun ketika segalanya seakan hampir menjadi awal yang indah, mendadak Deo menghilang tanpa jejak. Dan Kasia seperti berada di titik terbawah hidupnya.

Barangkali benar kata orang, kita tak pernah bisa memilih pada siapa kita jatuh cinta. Cinta adalah anugerah, bukan pilihan. Mungkin Kasia hanya bisa pasrah, ke rumah yang mana hatinya akan berpulang. Atau, akankah Kasia mengalah atas nama persahabatan?

Read more: http://www.pengenbuku.net/2013/10/a-love-to-remember.html#ixzz2n7wLnMdf
Follow us: @pengenbuku on Twitter | pengenbuku on Facebook


Ketersediaan

1091/13899.2213 PER aMy Library (RAK UMUM)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
899.2213 PER a
Penerbit Media Pressindo : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
220 hlm.; 15 x 21 cm.
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
9799112532
Klasifikasi
890
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this