
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12888">
 <titleInfo>
  <title>AKU BUTA TAPI MELIHAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RACHEL STEFANIE HALIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Elex Media Komputindo</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>322 hlm.; 15 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&quot;Sebaiknya Ibu menyekolahkan anak Ibu di SLBA, karena mata anak Ibu lambat laun akan menjadi buta.&quot; Bagaikan sambaran petir di siang bolong, Mami dan Papi menjadi shock berat mendengar perkataan itu. Tak pernah disangka jika anak keduanya akan menjadi penyandang tunanetra. Meski begitu, Papi tetap menyuruh Mami menyekolahkanku di sekolah umum. Aku pun bersekolah di sekolah umum.&#13;
Banyak hambatan dan kesulitan yang harus kuhadapi, baik dari teman-teman yang sering mengejekku, maupun sistem pengajaran yang memang tidak dikhususkan bagi anak setengah buta sepertiku. Meski langkahku tertatih-tatih melewati segala kesulitan dan tantangan, aku bersyukur karena tidak pernah tinggal kelas.Mami selalu mendukung dan tidak pernah membiarkan aku menyerah dalam keadaan apa pun.&#13;
Akhirnya aku berhasil mencapai gelar sarjana dan melanjutkan pergumulanku dalam dunia kerja yang punya tantangan dan hambatan tersendiri. Tak jarang aku menangis sendirian di kamar, menumpahkan segala kepedihan, ketakutan, keputusasaan, dan jeritan hatiku yang hanya kutujukan pada Tuhan. Aku sering bertanya-tanya dalam hati, &quot;Apakah aku akan selamanya bergantung pada orangtuaku? Tidak akan bisa hidup mandiri? Bagaimana caranya agar aku bisa bekerja dan mencari uang? ada pria yang mau menikah denganku? Yang cacat seperti ini?&quot;Mungkinkah semua pertanyaan ini terjawab?&quot;</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kisah Nyata</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NOVEL</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn">9786020027029</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813.08 RAC a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">640/14</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813.08 RAC a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>AKU_BUTA_TAPI_MELIHAT.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12888</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-05-05 10:00:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-05-05 10:01:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>