
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14753">
 <titleInfo>
  <title>KEKUATAN MAAF:</title>
  <subTitle>MEMBANGUN KESEHATAN SPIRITUAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>THEO RIYANTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>275 hlm.; 15 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu keutamaan bangsa Indonesia secara tradisional yang mulai pudar penghayatannya adalah semangat mengampuni dan kesediaan meminta maaf. Sekarang ini banyak orang tidak lagi mudah meminta maaf, walaupun menyadari kesalahannya. Egonya terlalu kuat untuk dengan rendah hati meminta maaf. Kecenderungan kita pada umumnya adalah menyalahkan orang lain dan meminta mereka yang meminta maaf. Ketidakmampuan seseorang untuk meminta maaf, akan menyebabkan kehidupannya tidak nyaman, semacam ada bagian dari sistem dalam hidupnya yang tidak berfungsi dengan baik, dan akibatnya akan mengurangi kebahagiaan hidupnya. Salah satu kekuatan meminta maaf adalah membangun kembali kesehatan emosional dan jiwa raga kita. Kemampuan meminta maaf, merupakan faktor penting dalam proses pengampunan. Dan yang paling penting meminta maaf merupakan daya kekuatan yang dapat mengubah diri sendiri, keluarga, dan bahkan masyarakat secara umum.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PSIKOLOGI TERAPAN</topic>
 </subject>
 <classification>150</classification>
 <identifier type="isbn">9789792141559</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.2 RIY k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">540/17</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (KOLEKSI UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>155.2 RIY k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>ID_KMMKS2019MTH01.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14753</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-03 08:11:02</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-29 13:15:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>