Image of GAZEBO

Text

GAZEBO



Maxi sedang ngamen sat melihat perempuan cantik duduk di dalam gazebo yang terletak di halaman sebuah rumah megah. Karena suara Maxi yang merdu; Melia Rahman - perempuan itu- memintanya datang setip minggu pada hari dan jam yang sama.Ketika datang di hari lain; Maxi sangat terkejut saat melihat pemandangan yang berubah dratis. Rumah megah itu tampak kumuh tak terurus; tamannya kering meranggas. Tapi yang paling mengherankan adalah perubahan pada gazebo yang semula begitu indah karena dinaungi pepohonan bugenvil yang sarat berbunga. Kini tempat itu tampak merana karena tiang-tiangnya karatan dan pohon bugenvilnya kering. Jelas rumah itu tak berpenghuni.Lulu Maxi mengetahui ternyata Melia Rachman sudah meninggal sudah lebih dari setahun yang lalu! Dia dibunuh di rumah itu dan pelakunya sudah dipenjara. Melia diduga korban kasus perampokan sopirnya sendiri. Sopir yang menurut gosip adalah kekasih gelap nyonya cantik tersebut.Ketika Maxi bertemu lagi dengan arwah Melia; arwah itu meminta bantuan untuk mengungkapkan kebenaran perihal kematiannya. Siapa yang sebenarnya membunuh Melia dan kenapa?Maxi berjanji menolong; tapi ragu apakah dia siap menghadapi kenyataan.


Ketersediaan

1941/03F LES gMy Library (RAK FIKSI)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
F LES g
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
352 hlm; 18 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
9792203184
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this