
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15398">
 <titleInfo>
  <title>ABAD BESAR MANUSIA :</title>
  <subTitle>ZAMAN RENAISSANCE</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>John R. Hale</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>TIRA PUSTAKA JAKARTA</publisher>
   <dateIssued>1984</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>192 hlm ; 21 x 27,8 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam Zaman Renaissance ini, Profesor John Hale sekaligus tealh melakukan tiga keberhasilan yang luar biasa dan mengagumkan dalam penulisan sejarah. Pertama-tama ia berhasil menangkap dan kemudian meneruskan kegairahan orang Italia pada zaman Renaissance dalam menyambut dua penemuan besar mereka, yakni penemuan zaman klasik dan, masih sehubungan dengan itu, penemuan diri mereka sendiri. Kedua penemuan ini menghasilkan ledakan kemajuan di bidang pengetahuan, kesusatraan dan khususnya arsitektur, seni pahatt dan seni lukis, yang sejak itu hingga sekarang masih menjadi keajaiban dunia. Sementara ceritanya berangsur-angsur sampai pada penyorotan cemerlang atas pusat kehidupan Renaissance, yakni kota Firenze pada Abad ke-15, Profesor Hale menyisingkan kabut mite yang bagi sebagian orang menyembunyikan zaman Renaissance - secara keliru Renaissance mereka anggap sebagai gabungan cara hidup seenaknya, keangkuhan, kekerasan, yang tak terkendalikan, percabulan yang tak kenal malu, dan pembunuhan yang  tak kenal batas. Para pencipta Firenze yang bercorak Renaissance itu adalah orang-orang yang bijaksana, kebanyakan pengusaha, orang yang berkeluarga, dan beragama walaupun tidak secara luar biasa ; mereka membangun sebuah kota yang cantik dan anggun ; monumen-monumen besarnya kini berupa bangunan gereja yang megah dan rumah-rumah tempat tinggal yang bersar serta lukisan dan patung yang oleh para penduduknya dijadikan penghias bangunan tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility">Redaktur Pengelola:Jerry Korn ; Redaktur Pelaksana:David Maness ; Redaktur Asia:N.Tashiro ; Editor Kepala:Willie Koen ; Penerjemah:Suwargono Wirono ; Editor:Sumaida ; Editor Pembantu:Hardi Atmaka</note>
 <subject authority="">
  <topic>ZAMAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RENAISSANCE</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>ABM 900 JOH z</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">090/20</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>ABM 900 JOH z</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>img079.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>15398</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-29 10:28:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-15 09:51:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>