
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16728">
 <titleInfo>
  <title>Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TERE LIYE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>20 cm ; 512 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, maka setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah di belahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaanya. Apakah Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah ini sama spesialnya dengan miliaran cerita cinta lain? Sama istimewanya dengan kisah cinta kita? Ah, kita tidak memerlukan sinopsis untuk memulai membaca cerita ini. Juga tidak memerlukan komentar dari orang-orang terkenal. Cukup dari teman, kerabat, tetangga sebelah rumah. Nah, setelah tiba di halaman terakhir, sampaikan, sampaikan ke mana-mana seberapa spesial kisah cinta ini. Ceritakan kepada mereka. Yuk, segera miliki buku ini ! &amp;ldquo;Cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka makan gulai kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita besarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kau cuekin, kau lupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan.&amp;rdquo;&amp;amp;#38;#13;&amp;amp;#38;#10;― Tere Liye, Kau, Aku &amp;amp;#38;#38; Sepucuk Angpau Merah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FIKSI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NOVEL</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786020331614</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 LIY k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">071/23</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813 LIY k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>9786020331614_Kau-Aku-dan-Sepucuk-Angpau-Merah-Cover-Baru-2018.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16728</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 10:34:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 10:35:10</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>