
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16883">
 <titleInfo>
  <title>Seks, Selibat, Dan Persahabatan Sebagai Karisma</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Al. Bagus Irawan MSF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penerbit Obor</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>14 x 20,5 cm ; 133 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Religius dipanggil untuk dapat di mana saja mereka ditempatkan, tetapi tidak untuk memiliki ”rumah serta keluarga bagi dirinya sendiri.” Selibat bakti merupakan syarat utama yang memungkinkan seorang religius untuk berkeliling seumur hidup. Di sisi lain, mengingkari ”rumah” dan ”keluarga” tidak berarti bahwa religius menyangkal ikatan-ikatan manusiawi, merendahkan seks dan perkawinan, melainkan justru memberikan tempat yang berharga kepada sebuah bentuk ikatan yang disebut dengan persahabatan. Akan tetapi, masihkah hidup selibat dipandang sebagai jalan hidup yang memikat dan suatu keharusan bagi orang yang ingin melayani Tuhan?&#13;
&#13;
Buku ini secara khusus akan membahas arti serta nilai-nilai yang terkandung dalam selibat bakti dan beragam motivasi seseorang ingin hidup selibat. Diulas pula sejarah selibat bakti dan beragam kritik dan tantangannya dalam praktik hidup selibat para imam, biarawan/wati dalam sejarah Gereja. Jika selibat bakti dipahami dan dijalani sebagai sebuah karisma, maka diperlukan suatu penilaian kembali yang realistis dalam terang pengalaman saat sekarang, di tengah euforia kebebasan yang cenderung kebablasan dalam banyak aspek kehidupan, termasuk seksualitas dan persahabatan kaum religius yang menjalaninya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Imprimatur: Yohanes Subagyo, Pr ; Nihil Obstat: Petrus Aman, OFM</note>
 <subject authority="">
  <topic>hidup selibat</topic>
 </subject>
 <classification>255</classification>
 <identifier type="isbn">9789795655039</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>255 IRA s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">031/24</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (KOLEKSI UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>255 IRA s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SEKS-SELIBAT-DAN-PERSAHABATAN-SEBAGAI-KARISMA.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>16883</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 09:15:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 09:17:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>