
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17296">
 <titleInfo>
  <title>Emotional Inttelligence :</title>
  <subTitle>kecerdasan emosional</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DANIEL GOLEMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>479 hlm. ; 23cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Semua orang tahu bahwa IQ tinggi bukanlah jaminan kesuksesan, kebahagiaan, atau kebajikan, tetapi hingga Kecerdasan Emosional ditemukan, kita hanya bisa menebak alasannya. Laporan brilian Daniel Goleman dari garda terdepan psikologi dan ilmu saraf menawarkan wawasan baru yang mencengangkan tentang &quot;dua pikiran&quot; kita—rasional dan emosional—dan bagaimana keduanya bersama-sama membentuk takdir kita.&#13;
&#13;
Berlandaskan penelitian otak dan perilaku yang inovatif, Goleman menunjukkan faktor-faktor yang berperan ketika orang-orang dengan IQ tinggi mengalami kesulitan dan mereka yang ber-IQ sedang justru berhasil. Faktor-faktor ini, yang meliputi kesadaran diri, disiplin diri, dan empati, membentuk cara yang berbeda untuk menjadi cerdas—dan faktor-faktor tersebut tidak tetap sejak lahir. Meskipun dibentuk oleh pengalaman masa kecil, kecerdasan emosional dapat dipupuk dan diperkuat sepanjang masa dewasa kita—dengan manfaat langsung bagi kesehatan, hubungan, dan pekerjaan kita.&#13;
&#13;
Edisi ulang tahun ke-25 Emotional Intelligence hadir di saat yang tepat—kita menghabiskan begitu banyak waktu daring, semakin banyak pekerjaan yang terotomatisasi dan terdigitalisasi, dan anak-anak kita menguasai teknologi baru lebih cepat dari yang pernah kita bayangkan. Dengan pengantar baru dari penulis, edisi ulang tahun ke-25 ini mempersiapkan para pembaca, kini lebih dari sebelumnya, untuk mencapai potensi penuh mereka dan menonjol dari yang lain dengan bantuan EI.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Self Improvement</topic>
 </subject>
 <classification>152.4</classification>
 <identifier type="isbn">9786020323138</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>152.4 DAN e</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">089/25</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>152.4 DAN e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>22077436_EMOTIONAL_INTELEGENCE_CU_REV__C_1_4.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17296</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-31 13:37:12</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-31 13:38:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>