Detail Cantuman
Advanced SearchText
Last Partner
Menjadi manajer marketing termuda di kantornya membuat Freya dijuluki kereta api ekspres, lady boss, bahkan monster lantaran kecepatan bekerjanya yang superkilat. Masalahnya Freya menuntut kecepatan bekerja yang sama dari para asistennya. Semua asisten Freya kabur karena tidak tahan dengan cara kerja Freya yang bagaikan tiran. Mereka tidak mengerti kenapa Freya harus selalu cepat. Mereka tidak mengerti Freya tidak bisa santai karena dia sudah terlambat.
Setelah berganti-ganti asisten, akhirnya Nuno terpilih menjadi asisten Freya yang keempat. Dengan perangainya yang nyaris seperti robot tanpa emosi, dia mampu mengimbangi kecepatan kerja Freya dan menoleransi sifatnya yang tak masuk akal. Bagi Nuno, hatinya sudah mati rasa sehingga tidak ada perlakuan Freya yang bisa menyakitinya.
Awalnya mereka mengira telah menemukan partner yang saling memahami. Namun, makin mereka berinteraksi, makin mereka harus mengorek luka masa lalu yang membentuk pribadi mereka sekarang. Apakah dengan saling membantu mereka bisa melanjutkan hidup tanpa membawa beban luka masa lalu?
Ketersediaan
| 239/25 | 899.221 RES l | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899.221 RES l
|
| Penerbit | GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA : Jakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
304 hlm.; 20 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9786020684987
|
| Klasifikasi |
899.221
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Resia Rose
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






