
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17559">
 <titleInfo>
  <title>Tukar Takdir</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VALIANT BUDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>224 hlm. ; 20 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tukar Takdir menceritakan perkara yang kita takuti dan pasti terjadi dalam 12 nasib yang salah satunya mungkin pernah, sedang, atau akan jadi milikmu.&#13;
&#13;
[1] “Seandainya aku benar-benar bisa mengulang waktu, apakah aku akan bisa mengubah nasibku dan penumpang lainnya? Atau cuma repetisi tragedi semata?”&#13;
[2] “Saya seperti luwak yang harus merasa bersalah kalau nggak berak karena sudah diberi kandang dan makanan.”&#13;
[3] “Kamu nggak perlu bohong, tapi nggak perlu jujur juga, kita jebak para tahi cecak itu ke alam asumsi mereka sendiri.”&#13;
[4] “Godaan setan, penolakan batin, dan rintihan silih berganti menghantuiku.”&#13;
[5] “Aku baru tahu bahwa aku ini berbeda saat Mama memperlihatkan foto-fotoku pentas seni taman kanak sedang tampil menari.”&#13;
[6] “Kite diguna-guna, Mak! Pasti ada yang sirik banget karena warung kite laku keras!”&#13;
[7] “Aku tak tahu pasti apakah Mamah sedang butuh pelarian, atau sudah telanjur terbutakan cinta—atau sudah pasrah menerima kenyataan bahwa lelaki sering berbohong.” [8] “Saya selama di sini sering menyaksikan mereka yang datang berharap-harap romansa, pulang-pulang hati babak belur.”&#13;
[9] “Kehilangan sahabat saja sudah perih, apalagi kehilangan sahabat yang mengandung masa depanmu; anak-anakmu.”&#13;
[10] “Seindah-indahnya kenangan, kalau diingat dalam keadaan buruk, bisa berbalik menyengsarakan.”&#13;
[11] “Kami juga bisa tampil rupawan. Kami tak selamanya akan menggentayangi tempat gelap dan sepi.”</note>
 <note type="statement of responsibility">VALIANT BUDI</note>
 <subject authority="">
  <topic>FIKSI</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786020685083</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 VAL t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">228/25</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813 VAL t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>ID_TT2019MTH05TT.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17559</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-12 06:55:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-20 10:05:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>