Detail Cantuman
Advanced SearchText
Buah Leluhur dari Pohon Kehidupan: Memanggil Pulang Sukun ke Nusantara
Di masa lalu, warga desa di Nusantara menjadikan sukun menjadi penolong kala musim paceklik tiba. Bahkan, di pulau-pulau kecil seperti Kepulauan Mapia, Papua, sukun menjadi sumber pangan utama. Kenikmatan sukun pun pernah memikat para bajak laut hingga naturalis Barat di masa lalu, sampai sampai mereka menamainya breadfruit. Mereka menaruh hormat pada sukun yang bisa tumbuh di pulau-pulau kecil Samudra Pasifik. Sayang, keajaiban sukun ini nyaris tak pernah masuk buku pelajaran. Ia hanya hidup dalam cerita-cerita lokal, dan itu pun hampir padam. Sukun terpinggirkan di meja makan kita, sebagaimana beragam pangan lokal lain seperti sagu, sorgum, keladi, dan beragam umbi-umbian.
Ketersediaan
| DB/296/26 | 599.93 AHM b | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
599.93 AHM b
|
| Penerbit | Kepustakaaan Populer Gramedia : Jakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
192 hlm. ; 21 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9786231344427
|
| Klasifikasi |
599.93
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ahmad Arif
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






