Detail Cantuman
Advanced SearchText
Di Tanah Lada
Salva, sering disapa Ava. Namun, Papanya ingin menamainya Saliva, yang berarti ludah, sebab menganggapnya tidak berguna. Dari kamus pemberian Kakek Kia, Ava mencari setiap makna dari kata-kata yang ditemukan sehari-hari. Ketika keluarga Ava pindah ke Rusun Nero setelah Kakek Kia meninggal, Ava berjumpa dengan P—anak lelaki yang pandai sekali bermain gitar. Perjumpaan Ava dengan P, dan petualangan keduanya akan membawa pembaca ke banyak pojok gelap dan muara yang mengejutkan. Pada edisi kali ini, novel Di Tanah Lada dilengkapi dengan sebuah catatan, banyak ilustrasi, dan satu kemungkinan akhir cerita lain.
Ketersediaan
| DB/075/26 | 899.221 ZEZ d | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899.221 ZEZ d
|
| Penerbit | Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia : Jakarta., 2024 |
| Deskripsi Fisik |
304 hlm. ; 20 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9786231342485
|
| Klasifikasi |
899.221
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






