
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1994">
 <titleInfo>
  <title>NAK, MAAFKAN IBU TAK MAMPU MENYEKOLAHKANMU...</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WIWID PRASETYO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>DIVA Press</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>402 hlm.; 14 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wenas adalah cermin bocah miskin negeri ini. Walau untuk makan pun kesulitan; cita-cita Wenas untuk bersekolah tak pernah pupus!rnWenas sangat mengerti bahwa hidup adalah perjuangan. Perubahan tidak akan terjadi bila ia berpangku tangan. Bersama kawan-kawan sebayanya; ia berusaha mencari uang dengan berjualan koran. Tapi; uang dari berjualan koran itu tidak serta-merta membuat keadaannya menjadi lebih baik. Wenas dan teman-temannya terlibat konflik yang membuat mereka terpecah-belah. Apa yang terjadi kemudian pada diri Wenas; ibunya; dan teman-temannya yang sama-sama miskin? Apakah Wenas berhasil bersekolah atau justru menjadi salah satu dari sekian anak negeri ini yang tak bisa mengenyam bangku pendidikan?rnKetika semua kita percaya bahwa pendidikan merupakan cara memutus mata rantai kemiskinan; justru tak semua anak bisa mendapatkannya. Di luar sana; anak-anak kecil menantang panas matahari dengan senyum mengembang; berharap bisa mengumpulkan uang untuk bersekolah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kisah Nyata</topic>
 </subject>
 <classification>810</classification>
 <identifier type="isbn">9786029559637</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>813.08 PRA n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">343/10</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>813.08 PRA n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>MAAFKAN_IBU_TAK_MAMPU_MENYEKOLAHKANM.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1994</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-05-06 09:11:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>