Detail Cantuman
Advanced SearchText
THE FALLS: TRAGEDI, CINTA DAN AIR TERJUN NIAGARA
Pesona dan daya tarik Air Terjun Niagara seakan menghipnotis siapa saja yang di dekatnya. Percikan air yang sejuk serta buih-buih yang membentur bebatuan menciptakan kabut (halimun) yang begitu misterius di sela suara deburan air. Dengan air terjun yang begitu dalam dan begitu lebar, serta gelegak air di hulu yang bergelombang-gelombang, seakan tergesa-gesa ingin mencapai bibir air terjun, kemudian bersegera menjatuhkan diri untuk memperoleh sensasi jatuh dari ketinggian. Demikian yang terbayangkan andaikan kita menjadi air atau buih di sana.
Mungkin dengan imajinasi ini, Joyce Carol Oates, penerima National Book Award dan PEN / Malamud Award untuk katagori fiksi pendek dan penulis fiksi We Were The Mulvaneys dan Blonde bertutur.
Novel ini dawali oleh tindakan Gilbert Erskine yang menaiki susuran anak tangga jembatan dan melompat ke dalam Air Terjun Niagara. Bak benang terurai dari cerita si kaos kaki biru yang terbawa oleh ikan ke dalam dasar sungai yang dingin dan dalam, maka nasib telah membawa janda kembang Ariah mengikuti suratannya ke dalam kehidupan yang sepi, dingin dan tanpa gairah.
Ariah adalah perempuan puritan dan ”kuper” yang akhirnya jatuh cinta kembali dengn Dirk Burnaby, seorang tokoh masyarakat setempat yang dengan penuh perhatian dan secara simpatik membantu dan menemani janda kembang yang baru berbulan madu sehari ini untuk menemukan jazad suaminya yang telah tertelan gelombang Air Terjun Niagara.
Pernikahan Ariah dan Dirk Burnaby selain diikuti oleh kebahagiaan mempunyai tiga anak yang masing-masing memiliki karakter sendiri-sendiri, juga diikuti oleh tragedi yang diawali oleh sikap saling tak percaya. Dan ketamakan serta pembunuhan akhirnya merusak kehidupan indah mereka.
Sebuah lakon kehidupan dua orang tua dan anak-anak mereka, rahasia, dosa, perkara hukum, chauvinisme suatu golongan, pembunuhan, dan penebusan terpapar dalam novel romantis yang dibumbui perkara kriminal atau sebaliknya ini. Anak-anak Ariah akhirnya tahu bahwa masa lalu mereka tersangkut dengan skandal limbah radioaktif dan sejarah kelam Amerika di sekitar kawasan Air Terjun Niagara yang saat itu berkembang pesat menjadi kawasan industri (contoh : pembangunan pembangkit listrik, dsb).
Buku ini cocok untuk dibaca oleh para perempuan, karena tersirat dari karangan Joyce yang notabene seorang perempuan yang menginginkan bahwa perempuan harus menjadi sosok yang cerdas, terampil, berani, mandiri, punya inisiatif, dan tidak harus ”klemar-klemer”. Novel ini dianjurkan hanya konsumsi orang dewasa, karena ada beberapa bagian yang tidak pas untuk menjadi bacaan anak-anak atau remaja tanggung.
Ketersediaan
| 1058/07 | F OAT f | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
F OAT f
|
| Penerbit | Q PRESS : Jakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik |
630 hlm.; 13 x 19 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9799994179
|
| Klasifikasi |
F
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






