Detail Cantuman
Advanced SearchText
MENJOLOK REMBULAN
Dua kali patah cinta yang bukan karena kesalahan pihaknya membuat Ayu putus asa. Di usia yang masih belia; ia sudah menjadi apatis dan membiarkan dirinya diatur orangtua. Maka menikahlah dia dengan Damar; pilihan orangtuannya. Menurut orangtuanya; Damar menantu yang hebat. Lelaki itu dokter yang laris dan disukai. Bobot; bebet; dan bibitnya serba prima. Tetapi hanya Ayu sendirilah yang mengetahui bahwa lelaki itu ringan tangan dan suka berselingkuh dengan perempuan lain. Kalau pipinya bengkak dan tangannya memar-memar; ia mengatakan baru jatuh. Sebab ajaran orangtua yang telah terinternalisasi dalam dirinya mengatakan bahwa istri wajib menyembunyikan keburukan suami. Sampai akhirnya setelah tujuh tahun menikah; terjadilah suatu peristiwa tragis. Damar meninggal dunia dalam musibah yang mencoreng kening Ayu.rnrnMaka mulailah Ayu sadar bahwa yang berhak mengatur dirinya adalah dia sendiri. Betapapun kuat ajaran-ajaran orangtuanya; dia sendiri juga yang harus menyaring mana yang masih bisa dipakai dan mana yang tidak sesuai dengan hak asasinya sebagai mahluk merdeka.rnrnDalam pengembaraan hidup barunya; ia bertemu kembali dengan kedua bekas kekasihnya hampir bersamaan. Yang seorang sudah menikah dan yang seorang lagi sudah menjadi pastor. Dalam kegalauan menata hidup barunya; ia bertemu dengan seorang seniman serbabisa; sama seperti dirinya. Ayu merasa hatinya yang beku mulai mencair. Tetapi sayang; lelaki itu telah memiliki hubungan istimewa dengan tetangganya.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
F SAR m
|
| Penerbit | PT Gramedia Pustaka Utama : Jakarta., 2000 |
| Deskripsi Fisik |
315 hlm.; 11 x 18 cm.
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
9796555646
|
| Klasifikasi |
F
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
I
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






