
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2982">
 <titleInfo>
  <title>MENGGAGAS PARADIFMA BARU PENDIDIKAN:</title>
  <subTitle>DEMOKRATISASI; OTONOMI; CIVIL SOCIETY; GLOBALISASI</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SINDHUNATA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Kanisius</publisher>
   <dateIssued>2000</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>258 hlm.; il.; tab.; 15.5 x 22.5 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan zaman menuntut perubahan. Dibandingkan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya; sekolah termasuk lembaga yang paling malas untuk berubah; bahkan cenderung tidak suka berubah. Biang keladi kemalasan itu adalah paradigma lama. Dalam paradigma lama; pendidikan adalah tanggung jawab sekolah dan para pengelola institusi pendidikan. Lepas dari macam apa dan seberapa besar atau jauh tanggung jawab itu; nyatanya pendidikan kita remuk dan hampir-hampir tidak mempunyai masa depan lagi. Oleh karena itu pendidikan perlu ditata ulang dan dilaksanakan menurut paradigma baru. Pendidikan harus dikembalikan kepada masyarakat; dan seluruh anggota masyarakat bersama-sama memikul tanggung jawab atas pendidikan anak-anak mereka. Buku ini membentangkan; betapa luas dan banyak masalah yang dihadapi dunia pendidikan sehubungan dengan maraknya proses globalisasi; demokratisasi; dan civil society. Berbagai tulisan dalam buku ini akan menjadi wacana berarti bagi para pembaca akan tanggung jawab bersama dalam hal pendidikan di era otonomi daerah yang hendak kita masuki.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pendidikan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOSIOLOGI PENDIDIKAN</topic>
 </subject>
 <classification>370</classification>
 <identifier type="isbn">9796728907</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>370.19 MEN</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">453/07</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>370.19 MEN</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Menggagas_Paradigma_Baru_Pendidikanm.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2982</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>