
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3031">
 <titleInfo>
  <title>TRAGEDI IPDN:</title>
  <subTitle>KESAKSIAN PARA KORBAN DAN KOMENTAR PAKAR</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AS LAKSANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>MEDIAKITA</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 80 hlm.;il.; 15 x 23 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan nama STPDN menjadi IPDN tak membawa perubahan berarti pada budaya kekerasan di lembaga tersebut. Setelah hampir empat tahun; ternyata perubahan itu hanya setali tiga uang. Yang jelas hanya berubah nama saja; belum ada perubahan sistem pendidikan ke arah yang humanis. Budaya kekerasan masih kental dan terawat di sekolah yang terletak di Jatinangor; Jawa Barat.rnrnKasus tewasnya Cliff Muntu pada April lalu; membuka kembali ingatan kita pada kekerasan yang terjadi di kampus IPDN di tahun 2003. Wahyu Hidayat tewas akibat aksi kekerasan dari para seniornya. Namun; untuk mengusut dan membawa di wilayah hukum bukanlah hal yang mudah. Tengoklah sembilan siswa senior yang divonis penjara; mereka bisa dengan leluasa menjadi pegawai negeri sipil di kantor pemerintahan dan menjadi ajudan gubernur. Dari pengakuan Inu Kencana Syafiâ€™i; â€œPara pembunuh Hidayat; yang jelas-jelas ditahan oleh polisi dan lalu diputuskan masuk penjara; tetap dinyatakan lulus dan di wisuda.â€ Inu lalu menulisnya di koran dengan judul Presiden melantik narapidana. Terungkapnya fakta ini memaksa Kejaksanaan Negeri Sumedang bergerak. Kejaksaan memberi batas waktu paling lambat besok pada mereka; untuk menjalani sisa tahanan; kurang lebih setahun di dalam penjara. Jejak kekerasan kian kentara; namun hukum tetap kesulitan menjangkau pelaku kekerasan di IPDN.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KEKEJAMAN</topic>
 </subject>
 <classification>350</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>354.1 TRA</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1040/07</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>354.1 TRA</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>tragedi_ipdn.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3031</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-03-14 08:56:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>