Detail Cantuman
Advanced SearchText
PARA JAGO DAN KAUM REVOLUSI JAKARTA 1945-1949
Bandit; demikian dikatakan Robert Cribb dalam- buku ini; merupakan fenomena lama dari kehidupan sosial di Jawa. Namun di sini ia menelaah fenomena itu dari berbagai sudut pandang yang tidak dilandasi pemahaman hitam dan putih. Telaah terhadap bandit di Jawa juga pernah dilakukan oleh Suhartono; sejarawan dari Universitas Gadjah Mada; dalam buku-nya Bandit-Bandit Pedesaan; Studi Historis 1850 1942 di Jawa (1995). Buku setebal 304 halaman ini menyodorkan serangkaian fakta tentang ambiguitas hubungan antara negara dan kaum kriminal pada masa revolusi. Para bandit yang semula lekat dengan dunia kejahatan tiba tiba menjadi terhormat karena berperan dalam revolusi. Semangat revolusioner pun meresap ke dalam diri para bandit; sehingga mereka; yang semula dianggap apolitis; mendadak hadir sebagai satu golong-an pemuda memiliki kesadaran politik relatif baik. Cribb mencatat pada mulanya gerakan bandit yang beraksi sporadis acap kali bersandar pada tujuan yang serba tak jelas. Camat Nata; misalnya; membunuh seorang mandor perkebunan swasta di Kranji dan menjadikan istri sang mandor sebagai simpanannya. Mereka lebih merupakan kaum oportunis daripada pejuang revolusi sosial
Ketersediaan
| 241/11 | 959.8 CRI p | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
959.8 CRI p
|
| Penerbit | MASUP JAKARTA : Jakarta., 2010 |
| Deskripsi Fisik |
xvi + 304 hlm.; bibl.; il.; ind.; 14 x 21 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9786029625653
|
| Klasifikasi |
950
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






