
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5479">
 <titleInfo>
  <title>MIDDLESEX:</title>
  <subTitle>PENCARIAN JATI DIRI SEORANG MANUSIA BERKELAMIN GANDA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BERLIANI M. NUGRAHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JEFFREY EUGENIDES</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Serambi Ilmu Semesta</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>812 hlm.; 16 x 23 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>INTERNATIONAL BESTSELLER</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Pencarian Jati Diri Seorang Manusia Berkelamin GandarnrnSeorang bayi perempuan bernama Calliope lahir di Detroit pada 1960. Setelah empat belas tahun menjalani kehidupan sebagai anak perempuan normal; dia berubah menjadi Cal; seorang remaja laki-laki. Bertahun-tahun kemudian; sebagai seorang pria dewasa; Cal Stephanides menuliskan kisah metamorfosanya untuk dunia.rnrnUntuk menguraikan perbedaan dirinya dari manusia lain; Cal mengajak kita kembali ke masa silam; ke sebuah desa kecil di Asia Minor; menjadi saksi sebuah pembantaian rasial; berhadapan dengan tonggak industrialisasi Amerika; melewati berbagai perubahan zaman yang mencengangkan bersama tiga generasi sebuah keluarga Yunani-Amerika.rnrnMelalui Middlesex; sebuah prosa yang indah; tajam; sekaligus jenaka; Jeffrey Eugenides mengukuhkan diri menjadi salah seorang penulis terbesar pada masa ini.rnrn***rnrnSebuah novel tentang seorang dengan kelamin ganda; Calliope â€˜Cal' Stephanides; yang tumbuh besar di sebuah suburbia di Detroit tahun 60- dan 70-an. Kisah Callie dirajut dalam sebuah epos tentang keluarga Callie yang imigrasi dari Yunani dan kerap menikahi saudara sendiri sampai sejarah industrialisasi di Amerika; termasuk kebangkitan Ford Motors sampai huru-hara rasial tahun 1967. Pendeknya; dalam kata-kata narator sendiri: â€œkisah berliku-liku sebuah gen dari waktu ke waktu.â€rnrnNarator adalah seorang yang cerdas; fasih berbahasa; penuh humor; dan selalu mencari cara-cara baru untuk mengungkapkan emosinya (â€œNyanyikan; O Muse; tentang kromosom kelima-ku yang bermutasi resesifâ€â€”sebuah pun dari kalimat pertama epos agung Iliad ). Seringkali suaranya terdengar datar di permukaan; namun tersirat tragedi di dalamnya. Bukan tragedi yang berteriak-teriak atau merintih-rintih; melainkan sebuah tragedi di mana si penderita sekadar meneruskan hidup tanpa minta dikasihani atau dikagumi. Justru karena itulah; kita semakin empati terhadap si narator.rnrnBahkan di adegan-adegan yang sangat dramatis; seperti ketika tokoh ditelanjangi dan dipukuli; reaksinya hanya â€œLebih daripada apa pun; aku ingin menelepon rumah. Malahan aku menelepon Bob Presto. Dia bilang dia akan segera menjemputku.â€ Ia tidak mengutuki nasib atau menyumpahi orang-orang yang memukulinya; tetapi kita justru tahu betapa ia sudah putus asa; betapa kesepiannya ia; sehingga dalam keadaan tersakiti seperti itu pun ia tak bisa menelepon orangtuanya sendiri; dan hanya seorang temanlah yang bisa diandalkannya.rnrnKita hanya bisa bertanya-tanya; seberapa besar penderitaannya sehingga ia seolah sudah kebal akan rasa sakit; malu; dan rasa murka terhadap dunia. Dari cara penulisannya yang tenang dan tidak histeris; kita mendapat gambaran tentang kesepiannya yang mendalam; lukanya yang demikian pedih; dan kejamnya dunia yang membuat setiap orang yang berbeda merasa terasing; bukannya bangga akan keunikannya. (â€œTrauma di ruang ganti mulai terlepaskan. Rasa malu akan tubuh yang tak seperti tubuh-tubuh lain perlahan berlalu. Perasaan diri bagai monster pun pudar. Dan bersama rasa malu dan benci akan diri sendiri; sebuah luka lain pun mulai sembuh.â€)rn</note>
<subject authority="">
 <topic>Kisah Nyata</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>NOVEL</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>KESAKSIAN HIDUP</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>KESUSASATERAAN LUAR NEGRI</topic>
</subject>
<classification>820</classification>
<identifier type="isbn">9789791275477</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
 <shelfLocator>823.308 EUG m</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">1146/08</numerationAndChronology>
   <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
   <shelfLocator>823.308 EUG m</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>MIDDLESEX.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-07-02 11:44:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>