
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6363">
 <titleInfo>
  <title>KAKO LAMI ANGALAI?:</title>
  <subTitle>RIWU GA; 14 TAHUN MENGAWAL BUNG KARNO</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PETER A. ROHI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>KORAN INDONESIA UTAMA</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">IND</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>138 hlm.; il.; 15 x 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lelaki tua itu mengayunkan cangkulnya; membenamkan dalam-dalam ke kulit bumi. Sejengkal demi sejengkal tanah terbelahâ€¦. Begitu Peter A. Rohi melukiskan aktivitas Riwu Ga dalam bukunya; â€œRiwu Ga; 14 Tahun Mengawal Bung Karno; Kako Lami Angalai?â€. Siapakah Riwu? Dialah pelayan sekaligus pengawal setia Bung Karno; sejak era pembuangan di Ende tahun 1934 hingga Indonesia merdeka 1945.rnrnNama ini tak pernah disebut-sebut dalam sejarah perjalanan bangsa. Rupanya; memang Riwu sendiri yang menghendaki begitu. Tak lama setelah Indonesia merdeka; Riwu pamit kepada Bung Karno untuk pulang ke Pulau Sabu; Timor; tanah kelahirannya. Sejak itu; ia tak pernah sekalipun bercerita; ihwal peran pentingnya mengawal dan melayani Bung Karno.rnrnTidak heran; ketika penulis Peter A. Rohi mengunjunginya di tengah hutan gewang; di ladang jagung miliknya; ia tengah giat mencangkul; meski usianya sudah 70-an tahun. Padahal; pada hari itu; kantor-kantor desa; kecamatan; hingga Istana Negara; tengah melangsungkan upacara peringatan proklamasi kemerdekaan; 17 Agustus.rnrnDi desanya; tidak seorang pun mengetahui peran Riwu dalam gelar sejarah bangsa. Tidak kepala desa; tidak camat; tidak bupati; bahkan gubernur NTT sendiri tidak tahu ihwal sejarah Riwu.  Meski begitu; sedikit pun tak ada gurat penyesalan dalam wajahnya. â€œMerah-putih itu ada di dalam hati ini;â€ ujar Riwu; memaknai seremoni 17 Agustus.rnrnBisa jadi; Riwu adalah sepenggal sejarah yang terlepas. Akan tetapi; Riwu-lah sang terompet proklamasi di Jakarta pada hari 17 Agustus 1945. Ia ingat persis peristiwa hari itu. Tidak lama setelah Bung Karno membacakan teks proklamasi; ia dipanggil; â€œAngalai (sahabat); sekarang giliran angalai;â€ lalu Bung Karno melanjutkan instruksinya; â€œsebarkan kepada rakyat Jakarta; kita sudah merdeka. Bawa bendera.â€rnrnRiwu sangat bangga mendapat perintah Bung Karno itu. Walaupun situasi kota Jakarta sungguh mencekam. Secara resmi; Jepang tidak atau belum mengakui kemerdekaan kita. Di jalan-jalan protokol tampak para serdadu kenpetai (tentara Jepang); yang bisa saja mencegat; melarang; atau bahkan menembaknya. Sedikit pun Riwu tak gentar. Ia harus menyebarkan berita kemerdekaan itu dengan berkeliling kota Jakarta; membawa bendera; seperti perintah Bung Karno.rnrnUntuk tugas itu; ia dibantu Sarwoko; adik Mr. Sartono. Sarwoko mengemudikan mobil jip terbuka. Sementara Riwu berdiri sambil melambai-lambaikan bendera merah putih; dan berteriak-teriak sepanjang jalan. Mula sekali ia berteriak; â€œKita sudah merdekaaaaaâ€¦..â€ tapi sambutan masyarakat di pinggir jalan dingin. Entah shock; entah tidak percaya; atau mungkin menanggap Riwu adalah seorang pemuda â€œgilaâ€ yang sedang mencari mati.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BIOGRAFI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RIWU GA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PENGAWAL BUNG KARNO</topic>
 </subject>
 <classification>920</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Dempoers Library Book is My Life Style</physicalLocation>
  <shelfLocator>920 ROH r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">354/05</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (RAK UMUM)</sublocation>
    <shelfLocator>920 ROH r</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>KAKO_LAMI_ANGALAI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6363</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">0000-00-00 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-02-14 08:46:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>