Detail Cantuman
Advanced SearchText
HANTU JAMU GENDONG
Buktikan cerita ini. Di reruntuhan bangunan tua tak berpenghuni itu; pecahkan sebutir telur ayam kampung; lalu dengan suara lembut berirama panggil; “Jamuneeee… jamuneeee….â€.rnrnMaka; kau akan menjumpai sesosok hantu jamu gendong yang sedang berlutut di lantai. Ia mengenakan kebaya ketat dan seksi. Wajahnya dingin; rusak; mengerikan; dan menjijikkan. Rambut panjangnya tergerai dan kusut masai.rnrnNadya dan Rio; sepasang muda-mudi iseng; telah membuktikannya. Rio akhirnya menemui ajal di tangan hantu jamu gendong itu. Sementara Nadya; harus dirawat di rumah sakit jiwa karena mengalami gangguan kejiwaan. Penasaran dengan malapetaka yang menimpa Nadya; maka Kafka; Meisa; dan Andien melakukan penyelidikan terhadap keberadaan hantu jamu gendong.rnrnMereka pun pergi ke reruntuhan bangunan tua itu. Setelah memecahkan sebutir telur; Kafka memanggil; “Jamuneeee… jamuneeee….â€. Dan; perempuan itu pun datang kembali….
Ketersediaan
| 406/11 | F KHA h | My Library (RAK UMUM) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
F KHA h
|
| Penerbit | Gagas Media : Jakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik |
iv + 152 hlm.; 12 x 19 cm.
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9789797803063
|
| Klasifikasi |
F
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
I
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






